Puisi Tentang Pendidikan Beserta Pesan Moral Kehidupan

Contoh puisi tentang pendidikan memberikan pesan pentingnya pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Didalam pendidikan ada proses belajar-mengajar yang saling berinteraksi antar sesama. Dengan begitu pengetahuan semakin berkembang dan wawasan semakin luas.

membaca

Berikut ini beberapa kumpulan puisi tentang pendidikan yang terdiri dari beragam kategori tema pendidikan antara lain:
Semua puisi pendidikan dibawah ini terinspirasi dari dunia pendidikan serta keadaan pendidikan yang ada disekitar kita. Semoga bisa menambah inspirasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Langsung aja yuk liat puisi tentang pendidikannya dibawah ini...

Puisi Tentang Pendidikan Dalam Kehidupan 

Setiap orang pasti mengalami proses pendidikan selama menjalani kehidupan. Ada yang otodidak ada yang tersistematis melalui jalur formal. Apapun itu bentuknya pendidikan tetaplah penting sebagai alat untuk membantu kita dalam mengarungi kehidupan.

1. Pentingnya Membaca 

membaca

Gelap rasanya melihat dunia tanpa bacaan 
Hanya terisi oleh opini dalam isi kepala
Jauh dari wawasan sempit dalam pemikiran

Kemalasan menutup cahaya perubahan
Buku bacaan kian ditinggalkan 
Lebih memilih berkata-kata tanpa makna 
Melupakan pentingnya wawasan 

Kemudahan sudah ada didepan mata 
Membaca tidak lah mahal seperti dahulu kala
Semua orang bisa melihat segala konten dunia
Tak ada alasan untuk malas membaca 
Jangan sampai menyesal di hari senja

Cahaya pengetahuan diberikan 
Bagi mereka yang terus mencari 
Bukan untuk mereka berpangku tangan 
Menerima nasib pasrah tanpa usaha 

Tanpa pengetahuan gelap rasanya dunia 
Tanpa wawasan sempit rasanya hidup di alam fana

Lebarkan sayap pengetahuan dengan membaca 
Dunia terbuka permata indah tersajikan 
Menghilangkan setiap penghakiman pendapat 
Berganti menjadi menghargai perbedaan 

Orang yang membaca seperti berlian dunia 
Terus bergerak menuju tujuan perubahan 
Tak ada kata berhenti maju terus tanpa henti

2. Renungan Tentang Pendidikan 

renungan

Sekolah-sekolah bertebaran dimana-mana 
Gedung-gedung tinggi menjadi wadah ilmu pengetahuan
Dunia pendidikan semakin berkembang dalam lambang

Menyedot perhatian semua kalangan 
Memasukan setiap insan dalam lembaga pendidikan 

Gedung sekolah banyak diperbaiki 
Guru pengajar banyak melatih diri 

Sistem nasional dibuat demi kemajuan 
Berharap setiap insan lahir dengan semangat perubahan
Menghadapi setiap tantangan zaman dengan paksaan 
Keterbatasan tidak menjadi alasan untuk perkembangan 

Namun semuanya hanya menghasilkan insan yang kaku 
Bergerak sistematis kurangnya sikap dinamis 
Pintar namun apatis 
Cerdas namun hatinya keras 
Semuanya hanya demi angka-angka tanpa makna 
Lupa akan tujuan pendidikan, sibuk mengejar nilai ujian

Jangan heran jika banyak kerusakan yang terjadi 
Kepintaran tidak menjadi jaminan kebaikan 
Semuanya hanya demi mengejar nilai kelulusan 
Melupakan esensi dari suatu pendidikan

3. Pesan Pendidikan

pendidikan

Pendidikan... 
Cahaya Bagi hidup kita
Hadiah akademis yang layak
Kunci menuju masa depan

Pendidikan
Kumpulan mimpi jadi kenyataan
Jalan lurus menuju kebebasan
Merasakan kebesaran Tuhan

Pendidikan
Menyatukan setiap perbedaan
Memberikan arti bagi kehidupan
Mengusir kebodohan tanpa kekerasan

Pendidikan
Pencarian jati diri sejati
Lewati kedangkalan imajinasi
Pemikiran luas tak terbatas

Pendidikan
Materi yang menopang kehidupan
Menyenangkan dalam pembelajaran
Tidak ada sekat status ataupun jabatan

Pendidikan
Tentang pengetahuan yang praktis
Untuk menjalani hidup yang dinamis
Berdiri di atas kaki sendiri
Mandiri bebas sejati

Pendidikan
Pondasi penting yang mendasar
Hak bagi semua orang
Kunci bagi keberhasilan
Cahaya menuju perubahan

4. Pendidikan Pengembangan Diri

pendidikan

Aku terdiam memandang langit masa depan
Semua orang selalu bertanya tentang keadaan
Gelar sarjana bukan lagi sesuatu hal yang berkesan
Semua orang bisa mendapatkan asal mau berusaha

Persaingan sudah semakin menggila
Semua orang memegang alat yang sama
Menempuh pendidikan yang sama
Berkompetisi menuju kapal yang sama

Hanya takdir yang menentukan
Siapalah yang menjadi pemenang
Hempaskan para pencari ketempat lain
Memulai kompetisi bersama pelamar lain

Pendidikan sudah menjadi suatu komoditi
Angka-angka dituju dalam demi sebuah hasil
Lupa tentang proses serta pengembangan berkelanjutan

Setiap tahun wisuda terlaksana
Lulusan sarjana membanjiri Nusantara
Kemana mereka akan melangkah lagi
Jika tidak dibekali dengan pengembangan diri sejati

5. Cahaya Pendidikan 

cahaya

Pendidikan laksana cahaya ditengah kegelapan
Harapan ditengah badai keterpurukan
Perubahan atas keadaan yang mencekam
Kokoh dalam pemikiran demi kebebasan

Sistem yang kokoh
Hasilkan pondasi yang kuat
Tahan dari segala tekanan
Tampilkan jati diri
Tidak merasa lemah seorang diri

Semua orang berhak atas pendidikan
Tidak terbatas pada kasta dan golongan
Terus kembangkan diri walau sudah lulus nanti

Tak ada kata berhenti dalam belajar
Berhenti mencari arti sama saja dengan bunuh diri
Kemudahan Tuhan sudah diberikan
Jangan sampai semuanya itu disia-siakan

6. Perubahan Pendidikan

pendidikan

Langit biru hiasi bumi nusantara
Jutaan orang bergerak menuju harapan
Berjalan setiap pagi menuju taman pengetahuan
Sebagian mengerti, sebagian lagi abai dalam pesan

Setiap anak-anak dipaksa lewati jalan yang panjang
Masuk kedalam sistem tanpa pilihan
Hidup dalam bayang-bayang cahaya pengetahuan
Yang dikuasai oleh segelintir orang gila kekuasaan

Para sarjana sibuk antri demi sebuah lamaran
Semua kesempatan dicoba tanpa makna menjiwai
Yang penting selamat masuk kedalam kapal pelabuhan
Urusan nanti belakangan ikut dulu dalam rombongan

Kapal berlabuh badai menghadang
Awak kapal panik tak bertepi
Melompat ke dasar lautan
Menjadi opsi rasa frustasi

Semua akan kembali lagi dalam pencarian
Mengulang pola yang sama
Yang penting selamat sampai tujuan

Itulah bahaya pendidikan yang sudah dikendalikan
Tidak ada lagi ruang bagi kebebasan
Setiap pemikiran diarahkan untuk tujuan si pemilik
Mengikuti sistem atau dikeluarkan dengan paksaan

Bangsa yang besar berdiri diatas kaki sendiri
Tidak terbelenggu sistem hirarki masa lalu
Pendidikan yang besar hasilkan pemikiran yang besar
Bukan orang yang kerdil dalam pemikiran
Jika terus begini mau dibawa kemana bangsa ini
Reformasi pendidikan menjadi kunci perubahan

7. Pemuda Agen Perubahan

pemuda

Pemuda pemudi teruslah menggali potensi
Carilah ilmu sampai ke langit tertinggi
Jelajahi isi dunia demi ilmu yang sejati

Jangan malas teruslah belajar
Mencari cahaya ilmu pengetahuan
Terus bergerak dalam pemikiran
Jangan larut dalam isu dan opini
Fokus pada tujuan
Menggapai cita-cita pendiri negeri

Wahai pemuda teruslah bergerak demi perubahan
Jangan hanyut dalam hasutan pemikiran penguasa
Kebenaran selalu mencari jalannya sendiri
Gapailah itu dengan perjuangan sepenuh hati

Wahai pemuda ibu pertiwi
Masa depan negeri ada pada kalian
Kembangkan terus pontensi hadapi persaingan
Jangan takut akan perlawanan
Bangkit dan melawan demi perubahan
Kebebasan negeri harus dijadikan motivasi

Wahai pemuda-pemudi yang baik hati
Sudikah kalian bergerak melawan penjajahan?
Atau kalian lebih suka dengan jabatan dan materi?
Terangilah negeri ini menuju kebebasan yang sejati

8. Harapan Negeri

harapan

Dalam setiap siswa terdapat harapan
Dalam setiap guru terdapat cahaya pengetahuan
Kepada merekalah negeri disematkan
Tingkatkan pendidikan tak usah lagi ditawar-tawar

Gantungkan cita-cita setinggi mungkin
Sebagai patokan menggapai tujuan
Optimis hadapi arus perkembangan zaman
Lewati setiap kerikil kehidupan
Sebagai bahan pembelajaran

Nasib negeri ada pada diri setiap siswa
Bekali mereka dengan moral dan pengetahuan
Tumbuh berkembang penuh semangat
Karena nasib negara ada di pundak mereka

Puisi Pendidikan Moral Sehari-hari 

Idealnya dunia pendidikan itu tidak hanya fokus pada pengetahuan logis saja, tapi juga pengembangan mental dan moral dalam budi pekerti. Jangan sampai negeri ini diisi oleh orang-orang yang berpengetahuan tetapi miskin moral kehidupan. Pintar tapi suka mencuri, cerdas tapi menindas, hal-hal seperti itu tentu bukan tujuan pendidikan yang dicanangkan oleh para pendiri negeri ini

1. Moral Pendidikan Negeri

kosong

Mentari pagi sinari seluruh penduduk negeri 
Nafas baru kehidupan hadirkan harapan 
Keadaan semakin berkembang 
Arus kemajuan tak dapat dibendung 

Pendidikan modern menjadi kewajiban 
Bertemu dengan arus kebudayaan lokal 
Pendidikan luar terus disajikan 
Pendidikan lokal kian terpinggirkan 

Bahasa asing wajib dihafalkan 
Bahasa lokal hanya sekedar opsi pilihan
Bagaimana nasib budaya kedepan 
Tak mampu berjalan hadapi sang zaman 

Perubahan itu adalah hal yang pasti 
Kemajuan zaman tak dapat dihindari
Sistem proteksi harus digalakkan 
Jangan sampai tergerus oleh zaman perubahan 

Pendidikan hadirkan pengetahuan 
Berpikir logis dan sistematis 
Membentuk pola pikir yang dinamis 
Tanpa harus gadaikan budaya bumi pertiwi 

Moral harus dikedepankan 
Bersama dengan pengetahuan jalan beriringan 
Jangan fokus hanya pada teori dan angka-angka 
Berilah ruang pengembangan moral 
Agar negeri ini bermartabat tidak larut dalam materi

2. Melupakan Esensi Pendidikan

sedih

Fokus pada angka-angka 
Lupa pada pengembangan diri 
Pintar menjawab setiap soal 
Namun lemah dalam sikap 

Sistem yang rapuh membuat cabang mengeluh 
Bagus untuk sesaat tidak untuk selamanya 

Siapakah yang banyak menindas negeri ini?
Apakah mereka yang bodoh dalam pendidikan?
Tidak, kebanyakan dari mereka adalah terdidik 
Bergelar tinggi namun tidak memberikan arti 

Pengetahuan hanya dijadikan alat 
Untuk memperoleh jabatan serta kekuasaan 
Melupakan esensi pendidikan yang sebenarnya
Rasa kemanusiaan diatas segalanya 
Pengetahuan harus sejalan dengan moral 
Akhlak harus sejalan dengan iman dan ketaqwaan 

Sistem yang rabuh cabangnya pasti mengeluh 
Sampai kapan kita fokus pada angka-angka?
Kita hidup tidak hanya berdasarkan anga material 
Ada hal yang lebih besar daripada itu semua 
Yaitu rasa kemanusiaan demi persatuan 

3. Terkikisnya Moral Kemanusiaan 

terkikis

Tata krama semakin tipis teriris
Etika kehilangan tahta mulianya
Akhlak semakin tergerus tak mau diurus
Harga yang harus dibayar dari perubahan zaman 

Topeng-topeng kemunafikan banjiri kehidupan 
Manusia menjadi rapuh oleh kerasnya keadaan 
Putih dan hitam tak lagi terlihat jelas 
Samar-samar dalam warna abu-abu kehidupan

Pengembangan diri hanya mengejar materi 
Lupa akan pentingnya rasa saling menghargai 
Semuanya demi mengejar impian 
Diatas jembatan yang rapuh 
Siap rubuh diterjang angin badai cobaan 

Jangan heran ketika orang pintar menjadi pencuri 
Atau orang cerdas namun suka memprovokasi 
Semuanya karena moral sudah menipis
Lupa akan jati diri sebenarnya
Lupa kemana mereka akan melangkah selanjutnya
Merasa paling hebat dalam pengetahuan
Merasa paling pintar dalam pemikiran
Semuanya semu tak bersisa
Jika tidak ada rasa kemanusiaan dalam diri setiap insan

4. Pengetahuan Sejak Dini

pendidikan

Biarlah mereka bergerak bebas dalam batasan
Jangan terus dijejali teori dan angka-angka tak bermakna
Berilah siraman rohani kembangkan budi pekerti
Nilai hanya sekedar patokan kelulusan
Raihlah itu semua dengan kesadaran
Bukan karena paksaan dan ketakutan

Anak-anak seperti kertas putih
Belum ternoda oleh racun dunia
Berilah ruang luas untuk setiap gagasan
Hargai setiap pemikiran tanpa kebencian

Etika harus di ajari sejak dini
Norma harus dikenalkan sejak belia
Jangan sampai sang anak bergerak tanpa makna
Akan sulit untuk merubah kertas yang ternoda

Kenali potensi, fokus dalam pengembangan diri
Berikan ruang untuk berekspresi
Jangan menutup diri atas pemikiran lain
Jadikan pengetahuan sebagai motivasi
Agar nilai kemanusiaan tumbuh dan berkembang

Puisi Pahlawan Pendidikan 

Guru merupakan pemberi jalan bagi cahaya pengetahuan. Sulit rasanya jika harus mencari pendidikan tanpa bantuan seorang guru, pengelaman serta wawasan menjadi modal berharga yang tersalurkan dari setiap guru pengajar. Peduli tentang guru peduli terhadap pendidikan, jadikan semua itu sebagai satu kesatuan demi siswa pemangku harapan bangsa.

1. Sang Penerang

renungan

Kehidupan begitu kosong hampa tak menentu
Tak ada pilihan selain ikuti sistem yang ada
Butuh sosok penerang menuju sebuah harapan 
Menjadi jawaban atas gelapnya hati dan pikiran 

Hidup kian berwarna lewat cahaya pengetahuan 
Di tangan sang penerang semunya penuh dengan pesona
Kembali pancarkan harapan akan sebuah perubahan
Merdu dalam setiap simfoni alam dunia 
Indah dalam setiap goresan disetiap lukisan 

Terima kasih sudah menjadi penerang dalam hidupku 
Memberikan pemahaman akan sebuah arti penuh motivasi 
Hukuman merupakan bentuk sayang akan perbaikan 
Membangun mental negeri bersama sang guru teladan

Wahai pejuang pendidikan 
Jadilah terus penerang negeri 
Lentera di kegelapan hati dan pikiran 
Jawaban atas setiap pertanyaan 
Dan tempat berbagi setiap kasih dan pengetahuan 

2. Mengenang Sang Guru 

pikiran

Matahari hentikan sinarnya tenggelam bersama malam 
Pesona pelangi hilang tertutup oleh sang awan 
Harapan negeri harus tetap ada
Di tangan guru-guru pendidikan 

Ketika kebuntuan menghampiri
Kekacauan pasti akan terjadi
Pengetahuan jangan dijadikan komoditi
Gunakan itu untuk membangun negeri

Pahlawan gugur dimedan perang
Guru berjuang dimedan pendidikan
Semuanya bergerak atas nama perjuangan
Sebarkan pesan dalam bait-bait pengetahuan
Terasa abadi dalam setiap sisi kehidupan

Jasa sang guru sulit terlupakan
Membekas dalam di setiap kenangan
Membayangi disetiap jengkal kehidupan
Terima kasih sudah menjadi penerang
Ditengah gelapnya alam pemikiran

3. Embun di Pagi hari

embun

Sejuk seperti embun di pagi hari
Lembut seperti sutra permadani
Membawa cahaya pengetahuan tanpa paksaan
Tulus ikhlas dalam setiap pengabdian

Terima kasih sudah membantuku tumbuh berkembang
Maafkan kesalahanku atas kebodohan
Ingin rasanya bertemu dengan sang pahlawan pengetahuan
Tapi apa daya dia telah tiada

Hanya bisa mengenang
Doa tak sebanding dengan jasa yang diberikan
Warisan pengetahuan sulit dilupakan
Terima kasih dari lubuk hatiku yang terdalam

Embun selalu hadir sebelum mentari menyapa
Dingin menyegarkan bangkitkan rasa kehidupan
Cara mengajarmu terus kukenang
Kesabaranmu terus kuterapkan
Semuanya larut dalam satu tujuan
Menuju perubahan lebih baik
Dalam pengembangan diri sejati

4. Wahai Guru

renungan

Wahai guruku...
Tak lelah engkau melangkah menuju taman ilmu
Tak letih engkau mengajarkan pengetahuan
Walau materi tak didapat banyak
Tapi pahala terus mengalir tak terbatas

Setiap hari ilmu kau bagikan
Tanpa meminta imbalan
Membuatku pintar akan pengetahuan
Luas dalam pemahaman

Hanya mengandalkan gaji
Untuk tugas membangun negeri
Sedih rasanya melihat ini
Dimana batin para penguasa
Membiarkan ini semua terjadi

Padahal kunci masa depan ada ditangan mereka
Justru malah dikesampingkan
Tidak dijadikan prioritas program pemerintahan

Wahai guruku...
Semoga kelak Tuhan membalas semua kebaikan
Dengan tempat terbaik dalam peristirahatan
Pesan besar sudah tersaji didepan mata
Sebuah pengabdian yang tulus
Tidak harus mengutamakan fulus


Puisi Seru MyPoem:
Puisi Motivasi Dalam Kehidupan Menyentuh
Arti Puisi Kehidupan Penuh Makna
Renungan Puisi Sosial Politik Dunia
Puisi Sosial Sehari-hari Renungan Hidup

Oke sobat Poemers itulah tadi beberapa puisi tentang dunia pendidikan yang memiliki makna kehidupan. Semoga bisa dijadikan bahan referensi dalam mengejar setiap impian kehidupan. Jangan lupa subscribe untuk ikuti terus update puisi selanjutnya...

"Pendidikan itu sangatlah penting, tapi keyakinan terhadap Tuhan jangan sampai terlupakan..."


EmoticonEmoticon