-->

5 Kumpulan Puisi Sahabat Sejati Simpel Penuh Makna

    Memiliki sahabat yang mengerti kita tentu sangat berarti dan membekas dalam setiap kehidupan kita. Selain keluarga, sahabat merupakan orang yang paling mengerti tentang kepribadian kita tanpa menghakimi. Puisi sahabat kali ini mengambil tema dan sudut pandang yang beragam tentang sahabat sejati yang selalu membekas dihati, langsung aja cek koleksi puisinya dibawah ini ya…

    friend



    Kumpulan Puisi Sahabat Sejati


    1. Puisi Sahabat Tetaplah Menjadi Sahabatku

    Aku tahu aku berteman salah
    Aku bukan teman yang sempurna
    Kau benar, kita tak bisa selamanya bersama
    Terkadang ada asa yang jadi pemisah

    Namun, bisakah kau menepis semuanya?
    Semua asa
    Semua angan yang tak terwujud
    Semua hal yang bisa menjadi penghalang
    Tentang kebersamaan kita

    Aku ingin kau tahu
    Apapun bisa aku tukar
    Asalkan
    Kertas kehadiranmu tetap tak pernah terbakar

    Teman,
    Sampai kapanpun
    Aku akan menyayangimu
    Bahkan walau waktu memisahkan
    Walau aral melintang
    Aku, tetap ingin bersama
    Menjadi sahabatmu hingga akhirnya maut memisahkan


    2. Puisi Sahabat Hanya Kau yang Dihati

    Sudah berapa lama kau menjadi temanku?
    Sudah berapa lama waktu yang kau habiskan bersamaku?
    Tak terasa ya,
    Semua berjalan indah merajut sempurna

    Semakin lama
    Rasa sayangku semakin merajalela
    Aku tak mau kehilanganmu
    Sahabat sejatiku

    Semoga, kita tetap bersama
    Hingga maut yang jadi pemisah
    Semoga kita tetap sempurna
    Menjadi teman hingga akhir masa

    3. Puisi Sahabat Tentang Persahabatan Kita

    Teruntuk sahabatku,
    Semoga kita selalu begini
    Indah merajut kisah
    Sempurna dalam canda dan tawa

    Duhai sahabatku,
    Jangan sekali – kali kau menghapusku
    Walau jarak kita terbentang
    Cobalah pahami arti perpisahan
    Sahabatku,
    Walau pada akhirnya kita sendiri – sendiri
    Namun di hati masih ada ruang untukmu
    Sebagai bagian untuk merajut kisah bersamamu

    Sahabatku,
    Kita sudah bersumpah
    Jangan sekalipun kau mengkhianati itu
    Bahagialah selamanya denganku


    4. Puisi Sahabat Untuk Sahabat Kecilku

    Sahabatku,
    Tahukah kau sejak kapan kita melewati banyak moment bersama?
    Berapa lama kita menjadi sahabat seperti ini?
    Dekat dan selalu lekat

    Semoga persahabatan kita
    Tak pernah terbatas waktu
    Semoga persahabatan kita selamanya
    Tak pernah berselimutkan duka

    Bersamamu,
    Luka menjadi indah
    Sengsara menjadi tawa
    Semuanya berubah sebagai asmara terbaik

    Jika ada diam, diamku pecah menjadi ceria
    Kemudian ceria menjadi bahagia kita semua
    Sahabatku,
    Semoga kita selalu seperti ini
    Bersama menjaga persahabatan ini

    Semoga tak ada batas untuk waktu
    Untuk persahabatan kita
    Semoga semuanya selalu indah
    Kau menjadi teman selamanya
    Tidak untuk di waktu senang saja


    5. Puisi Sahabat  Sahabatku, Warna Hidupku

    Sahabatku
    Engkau seperti bayangan yang selalu ada padaku
    Ketika dingin kau menjadi penghangat kalbu
    Ketika terik mentari menyinari, kaulah tirai itu

    Sahabatku,
    Aku mengakui
    Separuh jiwaku telah dimiliki
    Namun, kau pun punya bagian lain
    Untuk kau tempati

    Sampai kapanpun,
    Harapku, kau tetap disini
    Selalu menemani
    Selalu menyemangati

    Kau memberi dengan penuh ikhlas
    Tidak sedikitpun kau lalai
    Tentang makna persahabatan ini

    Pintaku,
    Tetaplah kau disini
    Menjadi teman kala ku terdiam
    Menjadi warna dalam setiap detail langkah yang terasah

    Semoga,
    Kau adalah sahabat terbaikku
    Aku akan berusaha
    Menjaga setiap rasa percayamu


    Sobat Poemers itulah tadi beberapa puisi sahabat sejati dengan beragam sudut pandang yang bisa diambil maknanya, semoga bisa memberikan inspirasi dalam kehidupan kita dan jangan lupa untuk shares dan subscribe berlangganan konten terbaru puisi lainnya. Selain itu masih ada puisi selanjutnya yang tidak kalah bagus penuh makna, langsung aja yuk kita lihat di:

    LihatTutupKomentar