Motivasi Pengembangan Diri Agar Selalu Bahagia


Hai sobat Poemers kali ini kami akan membagikan sedikit tips tentang motivasi diri agar selalu bahagia. Jika kita bahagia tentu potensi pengembangan diri akan jauh lebih berkembang. Intinya bahagia itu penting ya guys, berikut ini kami uraikan gambaran umum tentang bahagia

bahagia

Pengertian Singkat Tentang Bahagia

Setiap orang punya tafsir masing-masing tentang bahagia, ada yang mengkaitkan dengan materi, uang, jabatan, kesenangan dan lain-lain. Padahal definisi bahagia itu simpel sih guys, cek quote dibawah ya:

"Bahagia merupakan perasaan tentram, damai, tenang dan tidak merasakan khawatir atau juga tidak was-was. Sebuah perasaan yang menenangkan dalam setiap kondisi"


Jadi bahagia itu sebenarnya simpel, yaitu ketika kita merasa tenang, damai tidak khawatir akan suatu hal. Namun terkadang hal itu sulit dilakukan mengingat banyak sekali ujian yang datang disektiar kita. Sebelum lanjut membahas tentang bahagia, kita lihat dulu perbedaan antara kesenangan dengan kebahagiaan...

Perbedaan Senang dan Bahagia

Banyak orang bingung membedakan antara kesenangan dengan kebahagiaan, wajar sih karena emang dua-duanya memberikan suatu kenyamanan dalam diri, namun ada banyak perbedaan antara senang dan bahagia, antara lain :

1. Berdasarkan Jangka Waktunya

waktu

Dari segi jangka waktu aja udah bisa terasa perbedaannya. Kesenangan itu bersifat jangka pendek, sedangkan bahagia bersifat menyeluruh dari awal hingga akhir (sikap awal/respon awal---->proses--->sikap akhir) Makanya ada istilah "hanya kesenangan sesaat..." itu merupakan contoh bahwa kesenangan memang bersifat sebentar saja (jangka pendek)

Ilustrasi singkat : Orang yang galau+stress biasanya bersenang-senang entah itu hangout bareng temen atau pergi traveling bareng keluarga or sahabat. Semuanya dilakukan untuk menghilangkan stress. Setelah aktifitas tersebut berakhir, mereka kembali lagi dalam masalah/ujian yang belum terselesaikan (semacam kaya pelarian gitu sih ya)

2. Bentuk Ukuran/Tindakan

bahagia

Seperti ilustrasi diatas kesenangan bisa dilihat atau diukur dengan cara mata memandang (visual) Sangat terlihat dan bisa dirasakan juga kesenangannya. Sedangkan kebahagiaan cenderung tidak terlihat namun sangat bisa dirasakan karena bahagia itu perkara hati bukan ego didalam diri.

Ilustrasi Bahagia: Seseorang tetap tenang ketika menghadapi masalah dalam hidup, tidak grasak-grusuk, tidak panik. Semuanya direnungkan terlebih dahulu untuk mendamaikan suasana hati sebelum akhirnya mencari solusi

3. Dari Segi Dimensi 

ruang

Dilihat dari segi cakupannya, kesenangan itu bersifat sempit karena ya itu tadi hanya bersifat jangka pendek. Sebagai contoh : ketika kesenangan seseorang hilang, maka yang terjadi biasanya galau, bete, stress, atau mencari kesenangan lainnya yang lebih besar. Intinya kesenangan itu kondisional banget. Sedangkan bahagia itu lebih lama (everlasting) mau lagi lapang ataupun sempit tetap merasakan kedamaian, ketenangan, dan ketentraman hati...

Oke guys itulah tadi perbedaan yang paling mudah terlihat dari kesenangan dan kebahagiaan. Sekarang mari kita lihat beberapa tips simpel tentang membahagiakan hati.

Tips Bahagia Dalam Hidup Agar Hati Tenang 

1. Fokus Kedalam Diri 

bahagia

Jangan larut dalam keadaan lingkungan disekitar yang banyak sekali opini ataupun anggapan yang belum tentu benar. Fokus pada pembenahan hati dalam diri, untuk respon baik terhadap lingkungan disekitar. Benahi hati yang lagi galau lebih baik daripada langsung merespon setiap keadaan tanpa dasar ketenangan hati.

2. Berhenti Menyenangkan Semua Orang 

bahagia

Faktanya kita ini hidup dimana keadaan selalu berubah-ubah. Akibatnya kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Bagi yang masih remaja sering sekali mereka terjebak dalam pola pemikiran "Yes man" sebuah pola dimana selalu ikut arus tanpa perhitungan yang matang.

*Biasanya kita sulit menerima ajakan karena : 1. ga enakan 2. Solidaritas sesama 3. belum punya tujuan/prioritas dalam hidup

Kalau kita masih terjebak pada tiga hal diatas sulit rasanya bisa menjaga kebahagiaan dalam hati, bisa sih bahagia tapi ya itu ON-OFF bahagianya (kadang muncul ga lama lagi ilang bahagianya)

3. Jangan Terlalu Berharap Pada Orang (Ga usah Needy)

bahagia

Berharap untuk kehidupan yang lebih baik itu bagus dengan begitu kita akan termotivasi untuk mencari cara keluar dari permasalahan. Tapi kalau kita terus-terusan ngarep sama orang ini yang bisa bikin bahagia kita terampas. Berapa banyak kekecawaan terjadi karena kita ngarep sama makhluk...?

*Jadikan setiap apa yang kita kerjakan untuk kebahagiaan hati kita bukan untuk menyenangkan orang lain (karena orang selalu berubah-ubah, hari ini baik besoknya bisa nyakitin dan seterusnya)

4. Fokus Pada Upaya Bukan hasil Akhir (Effort)

bahagia

Orang yang lebih banyak habiskan fokusnya di upaya cenderung jauh dari stres, sedangkan orang banyak stres karena mikirin hasil akhir agar sesuai dengan keinginannya. Padahal rumusan kehidupan udah jelas : "Manusia hanya bisa berusaha Tuhan yang menentukan..."

Jadi wajar aja kenapa orang banyak stres mikirin hasil akhir, tugasnya Tuhan kita ambil, ya pasti streslah. Coba deh fokus ke effort, hasil akhir biarin aja urusan Tuhan. Dengan begitu jauh lebih ringan hidup ini. Setelah selesai suatu urusan kerjain lagi urusan lainnya, terus begitu seterusnya imbasnya kita jauh lebih berkembang dan produktif...

5. Letakkan Kebahagiaan di Tangan Kita Bukan Orang Lain 

bahagia

Banyak orang sedih, galau karena kecewa dengan keadaan atau sikap seseorang. Kenapa begitu? karena kita menempatkan kebahagiaan kita pada orang lain. Kebahagiaan itu seharusnya kita tempatkan dalam hati kita sendiri, jangan pada orang lain.

Ilustari Bahagia Terampas:

Orang yang putus cinta kebanyakan pasti galau, sedih, murung, dll. Kenapa bisa begitu? karena rasa bahagianya hilang dibawa oleh pasangannya, imbasnya ya gitu galau tak berkesudahan. Sama juga dengan materi, ketika bahagia kita diletakkan ke harta atau materi, maka ketika materi itu hilang, maka hilang jugalah kebahagiaan dalam hidupnya. Itu sebabnya orang banyak yang bunuh diri, karena faktornya simpel yaitu bahagianya terampas....

Itulah tadi beberapa tips umum tentang menjaga kebahagiaan diri. Sebelum masuk pada kesimpulan, ada beberapa faktor yang bisa membuat bahagia kita terampas antara lain :
  • Lingkungan Sekitar: interaksi dengan lingkungan sangat dominan merampas kebahagiaan seseorang terutama yang masih labil)
  • Faktor Dalam Diri Sendiri: Seperti kurangnya keyakinan, belum punya pegangan atau tujuan hidup dan lain sebagainya...

Kesimpulan Tentang Kebahagiaan

Kebahagiaan dimulai dari dalam diri kita untuk bisa menenangkan hati agar tetap tentram, damai, dan tidak khawatir akan suatu hal. Perbanyak keyakinan hidup untuk menambah kebahagiaan hati, pertebal keimanan bisa menjadi solusi untuk menentramkan hati....


Related Posts