-->

15+ Puisi Sunyinya Malam Lengkap Keren Banget!

My Poem kesempatan ini akan membagikan puisi malam dengan tema puisi sunyinya malam dengan sudut pandang yang beraneka ragam ya guys. Dengan menikmati suasana malam kita ungkapkan ekspresi jiwa yang terpendam dalam bentuk kata kata puisi tentang malam berikut ini :



puisi sunyinya malam
puisi sepi sendiri


Puisi Sunyinya Malam


1. Malam Sunyi Mengajarkan...


Jam terus bergulir

Malam Gelap terus melahap

Rindu hadirkan nestapa luka

Tangisan hati tidak membuat tuntas

Hati mencoba untuk ikhlas

Tanpa ada yang membantu

Hanya berjuang seorang diri


Cintanya telah berpindah

Membuat rasa gundah mendekat

Mendekap hatiku yang sepi sendiri


Hati yang tulus tanpa modus

Membuat kepribadian utuh

Teguh dalam pendirian

Mandiri dalam melangkah jenjang


Dalam kesunyian malam

Kulewati semua sendirian

Bangkit tanpa bantuan

Melangkah terus penuh tujuan


2. Memory Malam


Malam begitu cepat berlalu

Menyisakkan kenangan terdahulu terkubur pilu


Bertahun-tahun ku berjalan penuh harap

Dengan dirimu yang begitu cantik jelita

Namun semua sirnah sekejap

Membuatku terjerembab di tengah malam gelap


Kenapa kau tidak pergi dengan utuh

Masih menyisakkan bayangan yang terus datang

Malamku tak lagi sama dengan sebelumnya

Selalu ada bayanganmu di setiap malamku


Aku tau ini semua hanya ilusi

Namun ku tak kuasa menampil itu semua

Perasaanku sudah begitu melekat

Susah tuk melepas sudah sangat erat


Dalam kesunyian malam

Ku mencoba melupakan

Perlahan ku pasti bisa

Semua akan pudar seiring waktu berjalan

Masih ada mentari esok

Yang indah nan cerah


3. Patah Hati


Pada malam ku mengadu

Tentang hatiku yang terluka

Air mataku jatuh menerpa


Aku berduka sedalamnya

Tidak ada yang mengerti perasaan ini

Rasanya patah hati sakit sekali


Ingin rasanya bergerak maju

Melupakan dia secepatnya

Menantang kesedihan

Dengan hati yang terluka parah


Kau leburkan hatiku

kau leburkan jiwaku..

Kau tidak tahu apa isi hatiku


Kumpulan Puisi Tentang Malam 


Aku hanya merenung seorang diri

Dengan sang bintang yang menemani

Dan pada malam ku bercerita

Aku benar-benar menyesal

Bermain cinta yang semu tak bermakna


4. Mengenai Kangen


Setiap malam tiba..

Yang ada hnya sbuah kgelapan..

Apabila mlm tlah brganti pgi,

Ada cahaya si surya yang menerangi..

Tetapi saya masih disni, d tmpat ini..

Berdiri, menyepi sndiri...

Dalam hatiku menanyakan, apa ada kasih suci yang murni.

Ikhlas dari hati..


Saya benar-benar tidak smpurna,,

Saya tidak tidak arif dan baik..

Saya hnya insan biasa.,

Saya kurang kuat seperti yang lain

Tetapi pada hati masih bertnya


Dalm hati masih menunggu..

Sampai kelak kau hadir..

Bawa sejuta cinta yang nyata..

Tidak cuma khayalan..

Bukn cuman bualan..

Dan bukan juga kasih yang palsu dan semu..

Entahlah kapan..

Entahlah dimana..

Tuhan...

Tolong berikan rasaku kepadanya..



5. Puisi Pendek Sunyinya Malam


Dering jam menegur

Waktu ada yang terluka

Nestapa penuh air mata

Tangisan bukan penuntasan

Kunci nya ialah keikhlasan

Tanpa memberikan yang segenap hati

Jiwa yang terpindah

Kemungkinan kah kegundahan lagi mendekati

Cari cantiknya kebersama-samaan

Tulusnya pendirian

Akhirnya kemandirian

Sunyinya malam

Berasa bergumam

angin yang terhembus

Ikatan batin yang bersatu

Kebahagiaan akan bersatu

puisi sunyinya malam
puisi malam romantis

6. Puisi Malam Cinta 


Benar-benar terasa bisikan hati ini,

angan juga melayang-layang pas di remang remang ruangan kosongku yang menggambarkan cantik mukamu

ku sadar ku tidak sanggup meredam gelap yang isi ruangan hati ini yang tanpa makna,

seandainya terus ku selami,

kata curhan hati.

dingin merengkuh jiwa ini,

yang tidak sadar hampir ku terikut angan yang mengharap dia kembali lagi,

isi malam ku yang sunyi ini

terbuai ku dengan sunyi,

sadar ku bangun sendiri karena dia tidak pernah pahami


7. Puisi Malam Rindu 


Awan berarak diujung senja

Menyelimutinya beberapa sudut angkasa

Kemuning jingga semakin bercahaya

Membuatku termenung dalam pukau

Sebentar seluruh hening

Sunyi senyap tidak bergerak

Larut terlena situasi

Dalam belaian halus angin kembara

Mendadak bising deru suaramu

Sesuai jiwa kidung bertalu

Dalam rintihan pilu berdendang

Mengenai kangen yang dikandung

Terlerai buai lamunan malam

Ku terlindungi dari khusyuk sesaat diam

Mengilhami dalam-dalam

Mengenai ikhwal mimpi tadi malam


8. PERJALANAN MALAM


Sudah kutafsirkan namamu,

Wahai diam dalam ribut

Bunyian yang tabuhkan maut

Dari kemersik daun-daun bersahut kangen


Desah angin seolah melakukan zikir

Sapu gelombang di keluasaan lautmu

Kubaca dari sunyi ke sunyi ini

Pucuk syahadat yang gigilkan peradaban


Bimbang dunia dalam ketelanjangan malam

Melepaskan dandan dandannya ke arah tiadanya

Wahai diam,

Kupulangkan kepadamu

Berikut cerita perjalanan sunyiku


Biduk cinta menanggung mimpi

Melukis kota dalam dingin tahajjud

Saat sebelum nafasku kekurangan ghirah-nya


Berikut untaian gurindam si perindu

Terus menyanyi dalam gelora cinta

Mengakalkan keelokan sunyi

lalu bersumber pada keabadianmu


9. Sunyinya malam


begitunya sepi malam hari ini

Tanpa suara,sunyinya mengendap di jiwa

Cuman berita angin yang terhembus kesah

Tuk kepakkan daun daun di ranting

Sampai menggetarkan pohon yang dingin


sekarang sapaku bintang di langit

Menerangi malam yang paling gelap

Walaupun sarat dengan kebimbangan jiwa

Yang menyandarkan pada dinding malam


biarkan angin sampaikan salam

Pada puncak puncak daun kangen

Yang sekarang jadi kering tiada setetes air

dan jatuh di atas pematang yang lega


10. Malamku


Tidak berasa malam mulai ngecup bibir langit

Sampai halimun petang bawa gelap

Pada sinaran sinar mataku

Yang slalu pengin memandang


sekarang daun dedaun membisikan angin

Yang sanantiasa menegur halus

Dengan sejuknya pada ranting

Sampai kepakkan sayapnya benar-benar cantik


Benar-benar malam hari ini benar-benar sunyi

sampai Kangen memberi warna kerapuhan hati

lalu datangkan daya tarik pesona cinta

Yang melambai-lambai lambai di langit jiwa


11. Keinginan Bintang


Sayang...

lihatlah dilangit

sekarang bintang sendirian

Cahaya matanya mengeluh kekosongan

Sampai lemas dalam ke hampaan


Sayang.....

Lihatlah tarian awan putih

Ia meliak liuk dengan cantikanya

Untuk menyongsong datangamu

di istana jiwaku


Sayang.....

Kedatanganmu ialah cahaya cinta

Waktu mataku pekat mengeluh cedera

dan waktu kakiku kaku tuk mengambil langkah


Sekarang saya bintang mencarimu

Tempuh dinginnya malam yang sepi

Menegur sunyi menanyakan bertanya

mengenai hadirmu di sini

puisi sunyinya malam
puisi malam rindu

12. Puisi Malam Romantis 


Sekarang kangen suara pagi

menukik capek

Nyaring di atas ranting

yang nyaris patah


Hembusan angin sepoi tidak akan sejuk

Tetapi kehangatan semburat panas

Lalu mengepul sampai membakar semua jiwa


Lelah...

Sekarang saya benar-benar capek

Panggilanku sekarang terteguk

Tukilanku yang menukik burung

di atas ranting nyaris patah


Kau yang di situ

saya di sini rinduimu

seperti anak burung tanpa induknya

cuman dapat menangis dengan rintihanya


13. Gelap Sunyi


Berkilau raibnya matahari

Terpindahkan oleh cahaya bulan dan bintang

Kencangnya hempasan angin

Senyapnya pekat menerbang


Sunyi...

Cantiknya malam hari ini

Ku dengar angin menyanyi

Mengingati angin lalu

Pengin sampaikan si kangen


Sunyi...

Tiadanya si awan

Membawaku terbang ke harapan

Didampingi si rembulan

dan mulai lelap dalam mimpi


14. BUKAN SEBATAS KATA


Ukir-pahatan yang kulukiskan dalam lukisan kata bukan hanya kata

Tetapi rasa yang terbentuk di tiap cara

Riak-riak dan terjalnya penyambung waktu jadi jalur pemasti dalm cara

Kata yang ku buat


Bukan hanya kata

Ada tawa dan air mata yang nampak dan terangkum dalam irama hari yang tak pernah pasti

Ini hari dapat warna berbahagia besok atau lusa tidak ada jaminannya

Tetapi kata yang tercantum sanggup meringkas di tiap saat yang akan berakhir


15. "SUNYINYA MALAM INI"


Sepi sunyinya malam hari ini

Seolah pahami rinduku

Pada ia yang di situ

Helaan nafaku berbutirkan namanya

Kepalan tangan ini seperti pengin memegangnya

Tetapi apalah dayaku yang kumiliki hanya bayang nya

Ke keheningan kutitip rasa

Jika disitupun sunyi berilah kami peraduan mimpi

Supaya bisa bertemu dan bersenggama


Menceritakan mengenai arah cinta

Bergurau di atas suara manja

Memegang harapan bersama

Pada sebuah cinta walaupun cuman mimpi semata-mata


16. Tiada Diri kamu


Sunyinya malam ini...tanpa kau datang di sini..

menyapaku....memanggil namaku...

tanpa angin..menyampaikan salamku..padamu..

kau berasa diam diri dalam ketersendirianmu..di sana..

tanpa angin..yang terhembus..seakan malas menegur

tanpa bisik...derit pohon bambu...serasa membisu..

Sunyinya malam ini..tiada lagu lagu...mengiriku..

berdansa di lantai tuts komputerku..

cuman bisik cicak di dinding...merayap bersembunyi...

yang didengar cuman bisik hati yang rindu..pada idola hati..

yang sekarang malas menegur kembali lagi diri ini..

walau ku tahu..di rimu..di sana berbisik dibalik dinding hati yang rindu..

akan sapaku..

Sunyinya malam ini...

cuman dendang lagu kasmaran yang membuai diri..

dalam angan yang tetap berlari...seakan malas berhenti..

meraih mimpi-mimpi..dalam denting keheningan hati...

mengharap kau datang di sini...menyapaku kembali...



17. Mengenai Kita


Di waktu malam mulai larut

Situasipun makin senyap

Saya terbaring dalam kekakuan

Sebab hati terpasung dalam kesepian

Duka cita dengan ketersendirian

Seolah menggugurkan sejuta keinginan

Sepinya malam berakhir telah

Pagi tiba memulai hari baru

Saya terjaga dari panjangnya malam

Perlahan-lahan saya bergerak,

Berdiri dan kubuka jendela

Tersuratlah sinar mentari pagi


Menerangi

Menghempas seluruh angan-angan kepahitan

Benar-benar, Saya tetap harus tabah berdiri

Sambut hari yang baru

Menyambut dengan suatu hal yang cantik

Mewujudkan mistis cita dan cinta

Sambutlah ‘si CINTA' yang elok

Beri ia senyuman

Warnailah hari-hari dengan cinta


Nah itu tadi kumpulan sajak malam pendek, semoga bisa memberikan inspirasi bagi para pembaca sekalian ya, dan jangan lupa share ke teman atau subscribe blog Seuntaipuisi untuk melihat kumpulan puisi lainnya ya…


LihatTutupKomentar